Categories
Berita

Sosok di Balik Akun Provokasi Kekacauan Demo UU Cipta Kerja Ternyata Masih di Bawah Umur

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono menjelaskan polisi telah membongkar sosok di balik akun provokasi pada kericuhan demo tolak UU Membentuk Kerja beberapa waktu lalu. Patuh Argo, setidaknya sudah ada 3 tersangka yang diamankan dan kepala orang masih dalam proses pencarian.

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono menjelaskan polisi telah membongkar sosok di balik akun provokasi dalam kericuhan demo tolak UU Cipta Kerja beberapa waktu lalu.

Menurut Argo, setidaknya sudah ada tiga tersangka yang diamankan dan kepala orang masih dalam proses pengejaran.

Ketiga pelaku dengan ditangkap itu diduga  melakukan penghasutan lewat media sosial dengan memproduksi akun di dua platform, Facebook dan Instagram.

“Kita mendapatkan 3 tersangka, yaitu, pertama adalah aktor atau membuat akun di Facebook ada 3 simpulan ada MLAI (16), WH (16), dan satu masih dikejar, ” katanya.

Baca juga: Polisi Bongkar Sosok di Pulih Akun Provokasi Kerusuhan Demo Membangun Kerja, 3 Anak STM Diciduk

“Dan kedua di akun Instagram ada tersangkan SN (17), ada tiga tersangka yang sudah diamankan serta tidak bisa ditampilkan karena mereka masih anak-anak STM atau SMK dalam bawah umur, ” katanya dikutip dari channel YouTube KompasTV, Selasa (20/10/2020).

Argo melanjutkan laporannya, tersangka MI dan WM merupakan admin dari group Facebook bernama STM se-Jabodetabek dengan bagian lebih dari 21 ribu orang.

Mengaji juga: Petugas Tangkap 3 Admin Akun STM se-Jabodetabek dan @Panjang. umur. perlagaan: Mereka Provokator

Merekalah yang mengundang rekan STM atau SMK se-Jabodetabek lainnya untuk melakukan aksi demo pada tanggal 8 hingga 13 Oktober dalam Istana dan DPR RI.

Bahkan ajakan itu pula ditujukan di aksi demo keadaan ini, Selasa 20 Oktober 2020.

“Apa ajakannya? tujuannya harus rusuh dan ricuh, ” ucap Argo.

Tak hanya narasi ajakan, lanjut Argo, di dalam group STM se-Jabodetabek, MI dan WM memberikan arahan saat akan melakukan aksi demo.