Categories
Berita

Soroti Pembubaran Vaksinasi di Dorong, NasDem Minta Ombudsman Turun Tangan

Laporan Reporter Tribunnews. com, Reza Deni TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Pemangku Ketua Umum Partai NasDem Ahmad M Ali memerhatikan tindakan Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong, Papua Barat, dengan mencoba membubarkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 akhir pekan berantakan.

Laporan Reporter Tribunnews. com, Reza Deni

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA berantakan Wakil Ketua Umum Golongan NasDem Ahmad M Ali menyoroti tindakan Pemerintah Tanah air (Pemkot) Sorong, Papua Barat, yang mencoba membubarkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 akhir pekan lalu.

Ahmad meminta kepolisian mengusut sempurna kasus tersebut.

Dia pun berharap biar Ombudsman turun tangan menyelidikinya.

“Sebaiknya Ombudsman segera melakukan investigasi bersandarkan kejadian tersebut. Jangan sampai hal ini menjadi ikutan buruk bagi pelaksanaan vaksinasi, sehingga dapat berakibat mengabaikan hak rakyat untuk memperoleh perlindungan kesehatan, ” kata Ahmad dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/8/2021).

Ahmad menegaskan tindakan dengan dilakukan Pemkot Sorong dengan mengerahkan personel Satpol PP untuk menghentikan program vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan Golongan NasDem itu, sebagai wujud pengabaian atas kewajiban dasar dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Bahkan menurutnya telah menimbulkan kerugian materiel dan atau imateriel untuk rakyat Sorong.

Baca juga: Diduga Tak Ada Izin, Satpol PP Bubarkan Vaksinasi Covid-19 yang Diadakan Nasdem dalam Kota Sorong

Anggota Komisi III DPR RI yang serupa ketua Fraksi NasDem DPR RI tersebut juga telah melayangkan protes keras untuk tindakan Pemkot Sorong.

“Bagi pemerintah wilayah, berdiam diri saja sudah termasuk kategori pembiaran yang dapat dikenakan sanksi, apalagi melarang dan menghalang-halangi pengamalan vaksinasi, ” kata Ahmad.

“Apalagi ini urusannya adalah kesehatan yang merupakan hal yang wajib menjadi perhatian pemerintah kawasan, ” jelasnya.