Categories
Berita

Sanksi Kepala Rutan Bareskrim Nanti Sidang Disiplin Usai Diduga Lalai Kasus Penganiayaan M Kece

Laporan Kuli Tribunnews. com, Igman Ibrahim TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Kepala Rutan Bareskrim Polri & dua anggotanya diduga cabar yang berujung adanya pemerasan terhadap Muhammad Kece. Hukuman yang akan diberikan kepada mereka masih menunggu proses sidang etik.

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Kepala Rutan Bareskrim Polri dan dua anggotanya diduga lalai yang berujung adanya penganiayaan terhadap Muhammad Kece. Sanksi yang akan diberikan kepada mereka masih menunggu proses sidang etik.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan pengingkaran disiplin anggotanya tersebut nantinya akan ditangani oleh Propam Polri.

“Itu pelanggarannya pelanggaran disiplin, diproses di Prompam. (Sanksinya) belakang melalui sidang disiplin, ” kata Ahmad kepada kuli, Kamis (30/9/2021).

Ahmad menyampaikan sanksi itu diberikan lantaran ketiga anggotanya tidak menjalankan tugas bertemu Standar Operasional Prosedur (SOP). Selain itu, mereka juga dianggap lalai dalam memperhatikan tahanan.

“Petugas jaga tidak menjalankan perintah dengan sebaik-baiknya, sehingga melahirkan penganiayaan terhadap MK. Namun Karutan tidak melakukan pengawasan terhadap anggota tahanan sehingga terjadinya penganiayaan terhadap MK, ” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Rutan (Karutan) dan dua aparat penjaga Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri diduga lalai dalam bertugas terkait telaahan penganiayaan Muhammad Kece sebab Irjen Napoleon Bonaparte.

Baca juga: Himmah  Puji Langkah Kapolri Surati Presiden soal Perekrutan 56 Pegawai KPK Tidak Lulus TWK

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan dua petugas terbuka rutan yang dinilai cabar tersebut adalah Bripka Wandoyo Edi dan Bripda Saep Sigit. Dia telah diperiksa atas pelanggaran disiplin.  

Menurut Argo, keduanya diduga tidak melaksanakan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam kedudukan Rutan yang berujung adanya penganiayaan Irjen Napoleon kepada M Kece.

“Tidak melaksanakan tugas SOP penjagaan tahanan yang membuahkan terjadinya penganiayaan tahanan segera M. Kosman alias M. Kece oleh tahanan lainnya, ” kata Argo di keterangannya, Rabu (29/9/2021).