Categories
Berita

Polri Putuskan Hentikan Penyidikan dan Gugurkan Status Tersangka 6 Laskar FPI yang Mati

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Bareskrim Polri memutuskan untuk menahan kasus dugaan penyerangan angkatan FPI kepada personel polisi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Karawang, Jawa Barat. Dengan begitu, seluruh pemeriksaan perkara tersebut dan status tersangka pada enam Tentara FPI tersebut sudah tak berlaku di mata lembaga.

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Bareskrim Polri memutuskan untuk menghentikan peristiwa dugaan penyerangan laskar FPI kepada personel polisi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Karawang, Jawa Barat.

Dengan begitu, seluruh penyidikan perkara tersebut & status tersangka pada enam Laskar FPI tersebut sudah tidak berlaku di tanda hukum.

Besar Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan penghentian kasus ini sebagaimana tertuang dalam Pasal 109 KUHP karena tersangka sudah meninggal dunia.

“Kasus penyerangan di Tol Jakarta-Cikampek dihentikan. Dengan begitu, penyidikan serta status tersangka sudah gugur, ” kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Di sisi lain, terpaut dengan kasus ini, prawacana Argo, aparat kepolisian telah menerbitkan Laporan Polisi (LP) soal dugaan adanya Unlawful Killing di kasus penyerbuan Laskar FPI tersebut.  

Saat ini, Argo menyebutkan ada 3 polisi dari jajaran Polda Metro Jaya yang sudah berstatus terlapor.


Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menunjukkan barang bukti hasil penyelidikan saat konferensi pers di Gedung Komnas HAM, Jakarta, Senin (28/12/2020). Konferensi pers ini memberikan keterangan jalan penyelidikan dan temuan pada lapangan oleh Komnas PEDOMAN dalam peristiwa kematian enam laskar FPI di Kerawang. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Hal itu sebagaimana dengan instruksi Kapolri untuk menjalankan rekomendasi dan temuan dari Komnas HAM soal perkara ini.  

Mengaji juga: 6 Laskar FPI yang Tewas Jadi Tersangka, Pengaruh Hukum: Keputusan Polisi Lampaui Undang-Undang

“Rekomendasi dan temuan Komnas HAM, kami sudah jalankan. Saat ini masih terus berproses, ” ujar Argo.

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan 6 orang laskar Front Advokat Islam (FPI) yang tewas saat bentrokan di hidup tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, dengan aparat kepolisian RI sebagai tersangka.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian menyampaikan pihaknya juga akan segera melimpahkan berkas perkara kasus penyerbuan 6 laskar FPI pada personel Polri tersebut kepada Kejaksaan RI.

“Sudah ditetapkan tersangka, membentuk itu juga tentu harus diuji makanya kami tersedia kirim ke Jaksa biar Jaksa teliti, ” prawacana Brigjen Andi Rian zaman dikonfirmasi, Kamis (3/3/2021).

Menurut Andi, pemberian berkas perkara kepada Jaksa Peneliti dimaksudkan untuk menyelami kasus tersebut. Sebab, keenam tersangka yang merupakan tentara pengawal FPI itu sudah tewas saat insiden pertengkaran.

Nantinya, Jaksa Peneliti akan ikut menimbang terkait penghentian atau tidaknya kasus dugaan penyerangan enam laskar FPI kepada awak Polri.

“Untuk kasus penyerangan terhadap anggota Polri oleh laskar FPI, berkas perkara segera dilimpahkan ke JPU untuk dilakukan penelitian. Kami sudah berkoordinasi dengan Jaksa, ” tandasnya.