Categories
Berita

PKS: Jangan Gunakan Pendekatan Kekuasaan untuk Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Chaerul Umam TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA kepala Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI Mulyanto menyesalkan pernyataan pejabat pemerintah yang mengancam masyarakat dengan menolak vaksinasi Covid-19.

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI Mulyanto menyesalkan penjelasan pejabat pemerintah yang mengancam bangsa yang menolak vaksinasi Covid-19.

Menurut Mulyanto, pemerintah tidak boleh menggunakan pendekatan kekuasaan buat menyelenggarakan program vaksinasi Covid-19 pada masyarakat luas.

“Pemerintah jangan main ancam masyarakat secara sanksi penjara paling lama satu tahun atau denda maksimal Rp 100 juta berdasarkan UU No. 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan bila menolak divaksin. Bab itu sebenarnya tidak terkait dengan vaksinasi, ” kata Mulyanto mencuaikan keterangannya, Kamis (14/1/2021).

“Pemerintah juga sebaiknya jangan takuti masyarakat dengan mendesak MUI menetapkan fatwa wajib vaksinasi untuk kaum Muslimin, sebagaimana disampaikan Wapres kepada jalan, ” imbuhnya.

Baca juga: Cerita Vaksinasi Covid-19 dalam Istana, Tekanan Darah Diukur, Tidak Merasakan Sakit Apa-apa

Mulyanto meminta pemerintah bertambah mengedepankan pendekatan etis-persuasive melalui bermacam-macam sarana sosialisasi dan edukasi publik.  

Politikus senior PKS itu ingatkan pemerintah jangan otoriter soal vaksinasi ini.    

Baca juga: Usai Divaksin Covid-19, Raffi Ahmad Dikecam Netizen, Berkerumun Tak Memakai Masker

“Walaupun dapat dipahami bahwa vaksinasi Covid-19 ini ditujukan untuk melindungi kesehatan komunitas namun karena vaksin tersebut sendiri disuntikan langsung ke tubuh orang dan dapat menimbulkan efek individual pada orang tersebut, oleh sebab itu proses vaksinasi ini harus dikembalikan kepada kerelaan setiap individu per.   Tidak bisa main paksa, ” ucap Mulyanto.  

Baca juga: Sekjen MUI: Vaksinasi dan Disiplin Prokes Merupakan Bagian Ikhtiar Umat

Lebih lanjut, Mulyanto mengambil pemerintah untuk lebih gencar mensosialisasikan penting dan urgennya vaksinasi daripada menebar ancaman.  

Sebab bisa jadi, selama ini masyarakat terlanjur percaya pada fakta negatif tentang vaksin produksi China itu.