Categories
Berita

Kemenhub Dapat Tambahan Dana Rp 2 Triliun dari Komite Pemulihan Ekonomi Nasional

Masukan Wartawan Tribunnews. com, Keadaan Darmawan TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diproyeksikan mendapat tambahan peruntukan anggaran, dari Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Kementerian Relasi (Kemenhub) diproyeksikan mendapat bunga alokasi anggaran, dari Komisi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Alokasi perkiraan yang akan diterima Kemenhub yaitu sebesar Rp 2 triliun, yang akan dimanfaatkan untuk mendongkrak perekonomian bangsa.

Menteri Relasi (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, alokasi anggaran sebesar Rp 2 triliun itu akan difokuskan untuk kesibukan padat karya di daerah transportasi.

Baca juga: Menhub: Pemerintah Tidak Melarang Pelaksanaan Mudik Lebaran 2021

Budi Karya menjelaskan, dalam kegiatan padat karya ini meliputi pemeliharaan perkakas dan prasarana fasilitas pemindahan, pemasangan alat keselamatan, peningkatan ruas jalan nasional, membentuk terminal, bandara serta pelabuhan.

“Kegiatan penuh karya ini, tentunya benar penting untuk memberikan ukuran tambah bagi masyarakat yang ekonominya terdampak pandemi terutama di wilayah perkotaan, ” kata Budi Karya dalam rapat kerja bersama Tip V DPR RI, Selasa (16/3/2021).

Baca juga: Kemenhub: Truk ODOL Wajib Transfer Isi di Jembatan Timbang

Menurutnya, dengan adanya tambahan alokasi perkiraan ini dapat sangat berguna menambah ruang fiskal Kemenhub dan dapat digunakan untuk menunjang sarana serta prasarana sektor transportasi.

Ia menjelaskan Kemenhub di 2021 mendapatkan total taksiran Rp 45, 6 triliun.

Kemudian Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan pemotongan atau refocusing pagu anggaran Kemenhub sebesar Rp 12, 4 triliun.

Dengan begitu, total perkiraan Kemenhub pada tahun ini berkurang dari Rp 45, 6 triliun menjadi Rp 33, 2 triliun.

Refocusing anggaran tersebut dilakukan lantaran pemerintah mau banyak mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan vaksinasi dan kesibukan perlindungan sosial pada tahun ini.

Menhub Budi Karya menambahkan dengan adanya tambahan alokasi perkiraan tersebut, maka akan berguna untuk menambah ruang fiskal di Kemenhub.

“Sekarang masih dibahas dalam Kementerian Keuangan. Kami harapkan Kemenhub bersama Komisi V dapat mengaktualisasikan tambahan tersebut untuk kepentingan masyarakat, ” pungkas Menhub Budi Karya.