Categories
Berita

Kejagung Periksa 2 Pihak Preman Sebagai Saksi Kasus Manipulasi Asabri

Keterangan Wartawan Tribunnews. com, Igman Ibrahim TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung RI menilik 2 orang saksi terpaut perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada PT Asabri (Persero).

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA awut-awutan Direktorat Penyidikan Jaksa Gede Muda Bidang Tindak Kejahatan Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung RI memeriksa 2 orang saksi terkait mengenai dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada PT Asabri (Persero).

Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer menyatakan kedua bukti yang diperiksa adalah bagian swasta yang terkait secara korupsi Asabri.

“Saksi-saksi yang diperiksa jarang lain CM selaku Sekretaris RIMO diperiksa terkait pendalaman keterlibatan pihak lain, ” kata Leonard dalam keterangannya, Selasa (27/7/2021).

Selain CM, Leonard membaca penyidik juga memeriksa MH selaku tim saham Benny Tjokrosaputro yang diperiksa terpaut pendalaman keterlibatan pihak lain.

Baca juga: Pakar Hukum: Penyidik Kejaksaan Perlu Cermati Sumber Dana Jiwasraya dan Asabri

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk menganjurkan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar tunggal, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri bertugas menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT Asabri pada beberapa perusahaan kurun tahun 2012 sampai dengan 2019, ” katanya.

Kejagung Menang Praperadilan Penyitaan Aset Tersangka Asabri

Kejaksaan Agung memenangkan gugatan praperadilan atas penyitaan aset tersangka kasus dugaan korupsi PT Asuransi Sosial Tentara Republik Indonesia (ASABRI).

Hakim praperadilan sudah menolak seluruh gugatan praperadilan yang dilayangkan tersangka Benny Tjokrosaputro atas penyitaan besar hotel itu.

“Hakim tunggal praperadilan menyatakan, mengadili menolak permohonan para pemohonan untuk seluruhnya, ” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam masukan resminya, Kamis (22/7).

Menyuarakan juga: Kejagung Menangi Gugatan Praperadilan Kasus Penyitaan Aset Hotel Hasil Korupsi Asabri