Categories
Berita

Jokowi Bentuk Tim Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19, Tugasnya Sinergikan Lembaga Pengkajian

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Fransiskus Adhiyuda TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo telah membentuk Tim Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19. Tim itu dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020.

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo telah membentuk Tim Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19.

Tim itu dibentuk berdasarkan Kesimpulan Presiden Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020.

Sebelumnya Presiden sudah membentuk 2 awak, yakni Satgas Covid-19 dan Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional yang berada dibawah Komite Penanganan Covid-19 & Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN).

Baca: Rencana Doni Monardo Tetap Ladeni Keterangan Covid-19 Sampai Dini Hari

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan tujuan dibentuknya tim Percepatan Pengembangan Vaksin.

“Tim berniat ingin mempercepat pengembangan vaksin. Kedua ingin mewujudkan ketahanan nasional & kemandirian bangsa terutama dalam vaksin. Yang ketiga kita ingin meningkatkan sinergi penelitian antar lembaga penelitian, ” kata Wiku dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Selasa (8/9/2020).

Sinergi dilakukan karena banyaknya lembaga penelitian di Indonesia.

Dengan dilakukannya sinergi, lembaga-lembaga tersebut akan memiliki tujuan yang sama.

Selain itu, tim dibentuk untuk penyiapan dan pendayagunaan serta pengembangan kapasitas vaksin yang ada di Indonesia.

Menyuarakan: Sistem Kerja ASN Diatur Bersandarkan Zona Risiko Untuk Cegah Covid-19 di Perkantoran

“Bagaimana ini berhubungan satu secara yang lainnya, kita perlu lihat dalam struktur kelembagaan ini, memang ada tim pengarah yang ketuanya Menko Perekonomian, dan anggotanya Menko PMK serta Menkopolhukam, ” kata Wiku.

Tim tersebut diketuai Menteri Penelitian dan Teknologi dan wakil ketuanya Menteri Kesehatan, serta Wakil Ketua II Menteri Badan Usaha Hak Negara (BUMN).

Dilihat dari struktur anggotanya, ada bervariasi kementerian/lembaga, yaitu Menteri Luar Daerah, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Besar Badan Pengawas Obat dan Sasaran (BPOM) dan unsur-unsur pemerintahan yang lain.

Baca: PDPI: Pemerintah Harus Lakukan Langkah Tegas dan Nyata Kendalikan Pandemi Covid-19

“Dengan target hingga akhir tahun 2021, maka tersebut adalah hal yang harus kita lakukan bersama-sama mensinergi komite, satgas yang ada bersama-sama dengan tim Percepatan Pengembangan Vaksin ini, ” jelasnya.

Wiku mengisbatkan segera setelah perpres diterbitkan tim akan langsung bekerja untuk mensinergikan apa yang menjadi tujuan dengan waktu yang telah ditetapkan.