Categories
Berita

DPR Minta Menkeu Sahkan Perkiraan Rp 11 Triliun untuk Anak Yatim

Laporan Kuli Tribunnews. com, Fransiskus Adhiyuda TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA kacau Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto meminta Menteri Keuangan segera meluluskan anggaran untuk anak yatim senilai Rp 11, enam triliun.

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto meminta Menteri Keuangan segera menyetujui anggaran untuk anak yatim senilai Rp 11, 6 triliun.

Sebelumnya, pengajuan anggaran untuk anak yatim tersebut telah diketok palu oleh Yandri Susanto dalam sidang dalam Komisi VIII DPR RI Agustus lalu.  

Namun tak lekas disetujui oleh Kementerian Keuangan.

Menurut Yandri yang juga Wakil Ketua Umum PAN ini, selama 76 tahun Indonesia langgas belum pernah negara menganjurkan anggaran khusus untuk yatim piatu.  

Padahal anggaran untuk yatim piatu adalah perintah UUD 1945.

Baca juga: Anggaran Kementerian yang Dipimpin Menteri dari Parpol Melonjak, Ini Rinciannya

“Dalam sidang Komisi VIII DPR Agustus lalu saya sudah ketok persetujuan anggaran Rp 11, 6 Triliun untuk anak yatim piatu sebanyak 4, 05 juta karakter untuk tahun anggaran 2022. Sekarang bola ada dalam Menteri Keuangan, ” kata pendahuluan Yandri dalan keterangannya, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Jokowi Teken Perpres No 82 Tarikh 2021, Pemda Dapat Alokasikan Anggaran untuk Pesantren

“Karena tersebut kami meminta Menkeu lekas menyetujui anggaran untuk budak yatim ini. Bagaimanpun ini adalah perintah UUD 1945 dan selama Indonesia mandiri belum pernah ada. Real anak yatim piatu itu harus mendapatkan perhatian lengkap dari pemerintah, ” tambahnya.

Baca juga: Sri Mulyani Minta Kementerian dan Lembaga Bertambah Responsif Gunakan Anggaran

Legislator Dapil Serang-Cilegon ini memastikan DPR RI akan mengawasi sempurna penggunaan Anggaran untuk Yatim Piatu ini 

[embedded content]

“Kewajiban kami memastikan seluruh Taksiran untuk anak yatim tersebut tepat sasaran dan betul memberi manfaat untuk Bujang Yatim di seluruh Indonesia, ” tutup Yandri.