Categories
Berita

Bersemuka CureVac, Uni Eropa Bahas Pembelian 225 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Srihandriatmo Malau TRIBUNNEWS. COM, BRUSSELS - Uni Eropa mengatakan tengah melangsungkan pembicaraan dengan perusahaan bioteknologi Jerman, CureVac mengenai pembelian 225 juta dosis vaksin Covid-19.

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS. COM, BRUSSELS –   Uni Eropa mengatakan tengah melakukan pembicaraan secara perusahaan bioteknologi Jerman, CureVac menimpa pembelian 225 juta dosis vaksin Covid-19.

CureVac tercatat salah satu pengembang vaksin Covid-19 yang bersama perusahaan lain berlomba-lomba untuk mencari vaksin guna mengakhiri pandemi ini.

“Hari ini kami menyelesaikan pembicaraan dengan perusahaan Eropa CureVac untuk meningkatkan kemungkinan mendapat vaksin corona, ” ujar Komisaris Kesehatan Uni Eropa, Stella Kyriakides seperti dilansir Reuters, Kamis (20/8/2020).

Baca: Erick Thohir dan Retno Marsudi Temui Pemerintah China Bahas Kerja Sama Soal Vaksin Covid-19

Uni Eropa sekarang akan mulai pembicaraan mengenai kontrak dengan CureVac untuk mengamankan pasokan vaksin ke 27 negeri anggota Uni Eropa.

Vaksin itu tentunya harus terbukti aman dan efektif untuk divaksinasi.

Sejauh ini perut vaksin virus corona (Covid-19) telah mengantongi persetujuan dari negara masing-masing hingga Selasa (18/8/2020).

Teranyar China telah mengeluarkan pengesahan paten untuk pertama kali kepada calon vaksin Covid-19 yang dikembangkan perusahaan lokal CanSino Biologics Inc.

Vaksin yang memenangkan persetujuan paten dari otoritas Beijing bernama Ad5-nCOV.

Serupa itu kantor berita milik pemerintah melaporkan, mengutip dokumen dari Otoritas Kebesaran Intelektual Nasional China, seperti dilansir Reuters, Senin (17/8/2020).

Baca: Ad5-nCOV, Vaksin Covid-19 Buatan CanSino yang Telah Kantongi Hak Paten