Categories
Berita

Bahan Baru Pembunuhan Bayi di Aceh, Terungkap Fakta Mengejutkan Sosok Pelaku

TRIBUNNEWS. COM, ACEH – Sarwati (19), ibu muda pelaku pembunuhan anak kandungnya yang masih bayi, Kamis (8/7/2021) lalu. Kasus tersebut dilanjutkan karena berdasarkan hasil penjagaan kejiwaan, tersangka dinyatakan tidak mengalami gila.

TRIBUNNEWS. COM, ACEH –  Sarwati (19), ibu muda pelaku pembunuhan anak kandungnya dengan masih bayi, Kamis (8/7/2021) lalu.

Kasus tersebut dilanjutkan karena berdasarkan hasil pemeriksaan kejiwaan, tersangka dinyatakan tidak mengalami gangguan jiwa.

Kapolres Subulussalam  AKBP Qori Wicaksono SIK yang dikonfirmasi Serambi, Jumat (6/8/2021), membenarkan dilanjutkannya cara penyidikan terhadap ibu muda yang membunuh bayinya.

Hasil visum kepada sang ibu berdasarkan observasi dokter jiwa RSUD Yuliddin Away Tapaktuan, Aceh Selatan, sudah keluar.

Baca serupa: Buruh Migram asal Indramayu Tewas di Taiwan, Pelaku Pembunuhan Diduga TKI asal Tangan

Bersandarkan observasi dokter dinyatakan bahwa pelaku dalam keadaan ingat saat melakukan aksinya serta dipastikan tidak ada fakta gangguan jiwa.

Sehingga menurut dokter, pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Karenanya penyidik melanjutkan proses patokan terhadap tersangka, ” introduksi Kapolres.

Visum dokter kejiwaan, menurut AKBP Qori Wicaksono, sudah muncul bersamaan dengan selesainya kala observasi yang dilakukan sang dokter selama 14 keadaan.

Sejauh itu polisi sudah memeriksa 3 saksi dalam kasus dengan menggemparkan masyarakat Kota Subulussalam tersebut.

Kapolres belum tahu apakah nantinya dokter jiwa juga bakal diperiksa atau tidak, pihaknya menunggu petunjuk jaksa.

[embedded content]

Sementara pelaku sudah memiliki penasihat hukum.   Hal ini sesuai dengan undang-undang bahwa tersangka yang ancaman aniaya di atas 5 tahun wajib didampingi penasihat asas.